Kemenangan Dalam Kematian

  • 2026-03-06 16:09:16

Bacaan : Yohanes 11:1-44

Kisah hari ini menunjukkan hubungan yang erat antara Maria, Marta, dan Lazarus dengan Yesus (3, 5; bdk. Luk. 10:38-42). Dalam kisah ini, Maria dan Marta berkirim kabar kepada Yesus mengenai Lazarus, saudara mereka yang dikasihi Yesus, yang sedang sakit (1-3). Respons Yesus terhadap kabar tersebut adalah berencana melakukan perjalanan kembali ke Yudea (7), tempat di mana Lazarus tinggal, tempat di mana orang-orang Yahudi berencana untuk membunuh Dia (4-16).

Kemudian, Yesus tiba di Betania dan mendapati Lazarus telah terbaring di dalam kubur (17-18), Dia bertemu dengan Marta dan menguatkannya (19-32). Yesus pun bertemu Maria, dan bersama dengan orang-orang, Ia pergi ke kubur Lazarus untuk membangkitkannya (33-44). Itulah bukti kuasa-Nya atas kehidupan dan kematian.

Ada lima pelajaran penting yang dapat kita renungkan dari kisah ini:

Pertama, ketika kita berada dalam penderitaan atau pergumulan, tugas kita adalah berserah kepada Tuhan karena pertolongan-Nya terjadi sesuai dengan kehendak-Nya, bukan berdasarkan desakan kita.

Kedua, reaksi Marta dan Maria, yang diliputi kesedihan adalah reaksi manusiawi. Namun, Yesus memberikan kepastian mengenai kebangkitan, menguatkan iman mereka. Yesus adalah kebangkitan itu sendiri. Orang yang percaya kepada-Nya akan melihat Yesus sebagai Mesias yang membawa keselamatan dan kehidupan kekal.

Ketiga, dalam dukacita atau pergumulan, Tuhan tahu dan peduli; Ia menginginkan kita untuk tetap percaya karena Ia pasti akan menolong.

Keempat, tidak ada masalah yang terlalu sulit bagi Tuhan untuk diatasi, sebab Ia berkuasa atas kehidupan dan kematian.

Kelima, kebangkitan Lazarus melalui panggilan Yesus dari luar kubur menunjukkan kuasa firman-Nya.

Lalu, bagaimana dengan kita yang masih hidup di dunia ini ketika mendengar suara Tuhan melalui pemberitaan firman dan panggilan ibadah? Bagaimana kita akan menanggapi panggilan Tuhan? Janganlah kita mengeraskan hati. Janganlah memberontak. Berbaliklah dan bertobatlah!




OTHER RENUNGAN


Pembela Kebenaran

Bacaan : Yohanes 7:45-52 Menjadi pembela kebenaran tentu bukan perkara mudah, apalagi jika kita sudah tahu bahwa itu berisiko. Kar ...

Kematian Yang Berharga Di Mata Allah

Bacaan : Ulangan 34 Setiap manusia harus mati sebagai konsekuensi dosa. Namun, kematian Musa yang akan kita lihat dalam nas ini me ...

Percaya Kepada Kristus

Bacaan : Yohanes 8:21-29 Pernahkah kita bertemu dengan orang yang tidak percaya Allah? Orang yang pikiran dan logikanya tidak mamp ...

Pilihlah Pada Hari Ini

Bacaan : Yosua 24:1-28 Hidup ini penuh dengan pilihan, ada pilihan mengenai tempat tinggal, pendidikan, pekerjaan, pasangan hidup, ...

Hukuman Yang Menjadi Berkat

Bacaan : Ulangan 33 Hukuman Allah bukanlah akhir bagi orang percaya. Ketika kita setia, hukuman dapat berubah menjadi berkat. ...