Pilihlah Pada Hari Ini

  • 2026-03-17 09:19:11

Bacaan : Yosua 24:1-28

Hidup ini penuh dengan pilihan, ada pilihan mengenai tempat tinggal, pendidikan, pekerjaan, pasangan hidup, dan pilihan yang lain. Berbagai pertimbangan kita pikirkan untuk menentukan pilihan kita. Namun, ada sebuah pilihan yang harus kita buat dengan penuh hikmat dan bijaksana, karena tidak hanya mempengaruhi hidup kita di dunia ini, tetapi juga hidup setelah kematian. Pilihan apakah itu?

Masih dalam konteks pada saat-saat Yosua akan segera meninggalkan dunia ini, kali ini ia menantang bangsa Israel untuk membuat pilihan dalam hidup mereka. Dengan mengingatkan kembali bangsa Israel terhadap perjanjian Allah kepada nenek moyang mereka dan bagaimana TUHAN telah setia kepada mereka (1-12), Yosua menantang komitmen mereka untuk mengikut TUHAN. Yosua meminta mereka untuk membuat pilihan hari itu, yaitu beribadah dan menyembah TUHAN yang layak untuk dipercaya atau beribadah kepada allah lain (14-15).

Menariknya adalah Yosua memberikan teladan sebagai pemimpin rohani dengan menentukan pilihan untuk tetap beribadah dan menyembah TUHAN, apa pun pilihan bangsa Israel (15). Selain untuk memberikan teladan rohani, sikap Yosua ini juga menunjukkan bahwa mengikut TUHAN dan menyembah-Nya bukanlah sikap ikut-ikutan tetapi komitmen dan pilihan pribadi masing-masing yang harus dijalankan dengan penuh kesadaran dan komitmen.

Oleh karena itu, setelah bangsa Israel memutuskan memilih beribadah kepada TUHAN, Yosua berulang-ulang mengingatkan dan menegaskan kepada mereka bahwa hal ini tidak mudah dan bahwa ada konsekuensi ketika tidak menjalankannya (19-22). Salah satu langkah konkret dalam memilih TUHAN adalah dengan menyingkirkan semua hal yang berpotensi menjadi berhala (23).

Lalu, apa pilihan kita hari ini, memilih Tuhan atau dunia ini? Sanggupkah kita meninggalkan hal-hal yang berpotensi menjadi berhala demi mengikut Tuhan? Pikirkanlah potensi-potensi tersebut dan putuskan untuk meninggalkannya! Ingatlah, pilihan kita hari ini menentukan kekekalan kita!




OTHER RENUNGAN


Pembela Kebenaran

Bacaan : Yohanes 7:45-52 Menjadi pembela kebenaran tentu bukan perkara mudah, apalagi jika kita sudah tahu bahwa itu berisiko. Kar ...

Kematian Yang Berharga Di Mata Allah

Bacaan : Ulangan 34 Setiap manusia harus mati sebagai konsekuensi dosa. Namun, kematian Musa yang akan kita lihat dalam nas ini me ...

Percaya Kepada Kristus

Bacaan : Yohanes 8:21-29 Pernahkah kita bertemu dengan orang yang tidak percaya Allah? Orang yang pikiran dan logikanya tidak mamp ...

Hukuman Yang Menjadi Berkat

Bacaan : Ulangan 33 Hukuman Allah bukanlah akhir bagi orang percaya. Ketika kita setia, hukuman dapat berubah menjadi berkat. ...