
- 2026-08-03 09:33:46
Bacaan : 2 Samuel 19:31-43
Barzilai adalah salah satu orang yang berjasa dalam hidup Daud. Tatkala Daud dan para pengikutnya berada dalam pelarian, Barzilai dan beberapa orang lain menyambut mereka dengan kasih (lih. 2Sam. 17:27-29).
Setelah Absalom mati dan Daud kembali ke istana, Barzilai juga hadir mengantar raja kembali ke takhtanya. Daud mengingat pertolongan Barzilai dan ingin berterima kasih dengan mengundang Barzilai ke istana. Sayangnya, Barzilai tidak bisa memenuhi undangan raja karena kondisi fisiknya yang sudah lanjut usia. Ia pun memberikan anaknya untuk mengikuti Daud dan ia memperlakukan anak Barzilai dengan baik (37-38).
Barzilai bukanlah tokoh politik yang terkenal atau panglima perang yang hebat. Ia seorang kaya yang lanjut usia yang punya hati untuk menolong dengan apa yang ia punya (32). Ia memang tidak dapat membantu Daud menangani pemberontakan Absalom, tetapi kemurahan hatinya memelihara dan menghibur hati Daud. Ia tidak sanggup mengikuti raja sampai istana, tetapi ia memperlihatkan kebesaran hati yang lebih baik dibandingkan orang Israel dan orang Yehuda yang memperebutkan raja (40-43). Hal ini membuat Daud menyadari kehadiran Tuhan melalui orang-orang baik yang ada di titik terendah hidupnya.
Pernahkah Anda merasakan kebaikan dari seseorang yang tidak terpikirkan sebelumnya? Bagaimana respons Anda? Apakah Anda menyadari bahwa mereka adalah orang yang Tuhan kirim untuk menolong Anda? Sudahkah Anda juga menyatakan kebaikan Tuhan kepada mereka?
Kadang dalam hidup ini kita bertemu dengan orang-orang baik yang menolong kita di saat tak terduga. Jika kita meyakini bahwa di dalam Tuhan tidak ada yang namanya kebetulan, kita akan menyadari bahwa kehadiran orang-orang baik itu pekerjaan tangan Tuhan, bukti pemeliharaan-Nya atas kita.
Hari ini ingatlah kebaikan mereka dan ungkapkanlah kebaikan juga kepada mereka. Doakan mereka agar Tuhan hadir bagi mereka. Mari kita memohon agar Tuhan memakai kehadiran kita menjadi berkat bagi sesama.
