Dihina ? Tidak Masalah !

  • 2026-07-25 09:14:50

Bacaan : Yohanes 8:48-59

Kepala batu! Sebutan bagi orang yang sudah diberi tahu berulang kali, tetapi tetap tidak mau berubah. Orang Yahudi bukan hanya kepala batu, tetapi hatinya juga membatu. Saking membatunya, mereka akan melempari Yesus dengan batu.

Orang-orang Yahudi menanggapi Yesus dengan penghinaan. Mereka menyebut Yesus sebagai orang Samaria dan orang yang kerasukan setan (48). Yesus dianggap sesat dan tidak waras. Namun, Yesus tidak membalas mereka dengan balik menghina. Yesus menjawab dengan tegas bahwa Ia bukanlah kerasukan setan (49). Orang yang kerasukan setan tidak mungkin menghormati Allah. Yesus dengan tegas menyatakan bahwa merekalah yang tidak menghormati Allah. Jika mereka menghormati Allah, mereka akan menghormati Yesus dan menuruti firman-Nya.

Yesus tetap memberitakan keselamatan meski dihina dan direndahkan. Akan tetapi, orang Yahudi tidak percaya dan justru kembali mempertanyakan siapa Dia, kali ini disertai penghinaan. Yesus menegaskan satu kebenaran: mereka sebenarnya tidak mengenal Allah! Berbeda dengan Abraham, bapa mereka, yang mengenal Dia dan bersukacita karena Dia menggenapi janji Allah (50-56).

Berkali-kali Yesus mengatakan kebenaran kepada orang-orang Yahudi. Namun, mereka tidak berniat untuk percaya kepada Yesus. Mereka melawan, bahkan hendak melempari Yesus dengan batu (57-59).

Cemooh dan hinaan dalam menghidupi firman Tuhan bukanlah hal asing bagi orang percaya. Namun, itu semua tidak membuat berita keselamatan berhenti dikumandangkan. Tidak juga membuat kita berhenti melakukan kehendak Allah. Sebab, kita mengenal Allah!

Ketika kita menghadapi orang-orang yang menghujat kekristenan atau menghina Allah dan firman-Nya, marilah kita berdoa bagi mereka dan tetap menjadi saksi Kristus melalui kehidupan kita. Jadilah pribadi yang mampu memberikan dampak positif serta menjadi teladan iman bagi orang lain. Kiranya Tuhan, melalui Roh Kudus-Nya, menolong kita untuk terus hidup dalam pengenalan yang benar akan Allah.



OTHER RENUNGAN


Perlindungan Di Balik Penolakan

Bacaan : 1 Samuel 29 Mungkin kita pernah merasakan pahitnya penolakan. Pekerjaan yang kita idamkan, pasangan yang kita harapkan, a ...

Cara Tuhan Melindungi Anak-Nya

Bacaan : 2 Samuel 17:15-29 Bahaya dapat selalu mengejar, tetapi Tuhan selalu punya cara untuk melindungi anak-anak-Nya.Renc ...

Perkataan Yang Tepat

Bacaan : 2 Samuel 20 Pada bagian ini, Alkitab menceritakan tentang tindakan kejam Yoab. Di tengah tindakan membasmi pemberontakan ...

Berakhir Dengan Bersyukur

Bacaan : 2 Samuel 23:1-7 Permulaan yang baik dalam kehidupan tentu penting. Namun, yang lebih penting lagi adalah bagaimana kita m ...

Kasih Kepada Kristus

Bacaan : Yohanes 21:15-19 Dalam perjalanan bersama Allah, jatuh dan bangun merupakan proses yang niscaya akan kita lalui. Tidak ad ...