Perbuatan Jahat Selalu Mendukakan

  • 2026-09-03 16:47:06

Bacaan : 2 Samuel 18:1-18

Terkadang suatu konflik tidak dapat dihindari selamanya. Peperangan antara Daud dan Absalom pun akhirnya tiba.

Daud mengatur tentara dan strategi perang. Ia sendiri berniat untuk ikut dalam peperangan (1-2). Akan tetapi, tentaranya sepakat bahwa Daud hanya akan membahayakan dirinya, maka mereka meminta Daud untuk kembali ke Yerusalem. Daud menerima perkataan mereka (3-4). Ia hanya berpesan supaya mereka berbelas kasihan kepada Absalom (5). Sayangnya, permintaan ini diabaikan oleh Yoab, salah satu panglima perang Daud.

Dalam pertempuran dahsyat itu, tentara Daud memukul kalah tentara Absalom (6-8). Ketika ia menghindari musuh, Absalom tersangkut di pohon masih dalam keadaan hidup (9).

Salah seorang tentara yang melihat Absalom tidak berani mengambil tindakan karena ia mengingat pesan Daud (10-13). Tidak demikian dengan Yoab. Ia segera membunuh Absalom tanpa menimbang apakah perbuatannya benar atau salah, baik atau buruk (14-15). Dengan perbuatan itulah ia mengeklaim kemenangan (16). Peperangan berakhir dengan matinya dan dikuburkannya Absalom di dalam Tugu Absalom (17-18).

Absalom memang telah melakukan kejahatan, tetapi bukan hak Yoab untuk mengambil nyawa Absalom. Perbuatan jahat Yoab pun bukan hanya sekali ini. Dalam bagian Alkitab lainnya (bdk. 2Sam. 2, 3, 20), kita dapat menemukan Yoab membunuh orang lain tanpa belas kasihan dan pertimbangan akan hukum dan kebenaran.

Orang yang melakukan kejahatan sering kali tidak mempertimbangkan apakah perbuatannya benar dan sesuai hukum. Tindakan mereka cenderung impulsif. Akibatnya, mereka melakukan kesalahan, bahkan kejahatan. Karena itu, penting bagi kita untuk tidak terburu-buru dalam bertindak. Kita perlu mengambil waktu untuk berpikir, mencerna, berdoa, menyelidiki hati dan motivasi. Jika kita melukai orang lain dengan tindakan kita, mintalah ampun kepada Tuhan dan orang tersebut. Hati-hatilah dalam bertindak agar kita tidak jatuh ke dalam perbuatan jahat dan mendukakakan hati Tuhan!




OTHER RENUNGAN


Milikilah Hati Yang Bersih

Bacaan : 1 Raja-Raja 10 Ada orang yang menjadi iri dan dengki ketika ia melihat orang lain lebih bijaksana dan kaya daripada dirin ...

Allah Yang Memberi Kesempatan Terakhir

Bacaan : Hakim-Hakim 16:23-31 Allah kita yang penuh anugerah sering memberikan kesempatan kepada umat-Nya, bahkan yang telah melak ...

Meminta Petunjuk Tuhan

Bacaan : 2 Samuel 5:11-25 Ketika kita menghadapi situasi sulit, apa hal pertama yang biasanya kita lakukan? Mencari strategi dan s ...

Raja Yang Dikuasai Roh

Bacaan : 1 Samuel 11 Ketika ada ancaman bahaya terhadap teman kita atau orang-orang di sekitar kita, kira-kira apa yang akan kita ...

Kelemahan Seorang Pemimpin

Bacaan : 2 Samuel 3:22-39 Setiap orang pasti memiliki kelemahan, termasuk para pemimpin besar. Kita akan melihat salah satu kelema ...