Terbuka Terhadap Teguran

  • 2026-08-21 13:04:04

Bacaan : 2 Samuel 18:19 ; 19:8

Manusia hanya mau mendengarkan apa yang ingin dia dengarkan. Ketika pikiran kita dipenuhi oleh kecemasan akan satu hal, kita cenderung mengabaikan semua hal lainnya dan terus menuntut sampai kita mendengar apa yang kita inginkan.

Kabar kematian Absalom dibawakan oleh Ahima'as dan seorang Etiopia (18:19-27). Kabar kemenangan disampaikan kepada Daud, tetapi kabar itu tidak menenangkan hatinya (18:28-30). Kabar baik tidak ia pedulikan karena hanya satu yang Daud ingin dengarkan, yaitu keselamatan Absalom. Maka, disampaikanlah kabar buruk bahwa Absalom tidak selamat (18:31-32).

Daud sangat terpukul. Dukanya diungkapkan dengan nyaring (18:33). Sukacita kemenangan berubah menjadi dukacita perkabungan. Tentara yang menang biasanya disambut dengan meriah, tetapi kali itu mereka terpaksa masuk kota dengan diam-diam (19:1-4).

Dalam kondisi demikian, Yoab menegur sikap Daud, sekalipun nyawa taruhannya. Ia mengingatkan Daud untuk tidak berlarut-larut dalam dukacita.

Sebagai raja, Daud seharusnya menghargai dan membalas kesetiaan para hambanya. Jika Daud tidak bertindak, ia akan kehilangan semua kesetiaan itu (19:4-7). Teguran Yoab menyadarkan Daud bahwa ia harus bangkit dari dukacitanya, sebab ada tanggung jawab yang harus dikerjakannya sebagai raja. Ia tetap harus memimpin rakyatnya dengan bijak sehingga tidak boleh dilumpuhkan oleh perasaan dukacita. Hanya dengan cara demikian bangsanya dapat kembali tenang dan aman.

Belajar dari kisah Yoab dan Daud, kita memahami bahwa nasihat dan teguran yang bijak bisa datang dari siapa saja. Karena itu, jangan pernah meremehkan nasihat atau teguran dari siapa pun, termasuk dari mereka yang kita anggap statusnya lebih rendah dari kita atau yang kita anggap hidupnya atau kerohaniannya tidak lebih baik dari kita. Mari kita dengan rendah hati menerima masukan, nasihat, bahkan teguran dari siapa pun. Semuanya karena Tuhan dapat memakai siapa saja untuk menolong kita menjalani hidup dengan benar.




OTHER RENUNGAN


Milikilah Hati Yang Bersih

Bacaan : 1 Raja-Raja 10 Ada orang yang menjadi iri dan dengki ketika ia melihat orang lain lebih bijaksana dan kaya daripada dirin ...

Allah Yang Memberi Kesempatan Terakhir

Bacaan : Hakim-Hakim 16:23-31 Allah kita yang penuh anugerah sering memberikan kesempatan kepada umat-Nya, bahkan yang telah melak ...

Meminta Petunjuk Tuhan

Bacaan : 2 Samuel 5:11-25 Ketika kita menghadapi situasi sulit, apa hal pertama yang biasanya kita lakukan? Mencari strategi dan s ...

Raja Yang Dikuasai Roh

Bacaan : 1 Samuel 11 Ketika ada ancaman bahaya terhadap teman kita atau orang-orang di sekitar kita, kira-kira apa yang akan kita ...

Kelemahan Seorang Pemimpin

Bacaan : 2 Samuel 3:22-39 Setiap orang pasti memiliki kelemahan, termasuk para pemimpin besar. Kita akan melihat salah satu kelema ...